:

Pamekasan Kembali Raih Opini WTP, Bukti Konsistensi Tata Kelola Keuangan Daerah

top-news
https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

PAMEKASAN I MaduraNetwork.id  – Pemerintah Kabupaten Pamekasan kembali mempertahankan prestasi dalam pengelolaan keuangan daerah dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.

 

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman, bersama Ketua DPRD Pamekasan, Ali Maskur, di Kantor Perwakilan BPK RI Provinsi Jawa Timur di Sidoarjo, Jumat (29/5/2026).

 

Bupati Kholilurrahman menyampaikan apresiasi kepada BPK RI yang telah melaksanakan proses pemeriksaan secara profesional dan menyeluruh. Menurutnya, hasil audit yang kembali menempatkan Pamekasan pada opini WTP menjadi capaian yang patut disyukuri.

 

“Terima kasih kepada BPK yang telah melakukan pemeriksaan secara cermat. Alhamdulillah, Kabupaten Pamekasan kembali memperoleh opini WTP,” ujar Kholilurrahman saat menghadiri Festival Berkah Bersama Royco di kawasan Monumen Arek Lancor, Sabtu (30/5/2026).

 

Mantan anggota DPR RI tersebut menjelaskan, opini WTP menjadi indikator bahwa pengelolaan administrasi pemerintahan dan keuangan daerah telah berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Meski demikian, sejumlah catatan dan rekomendasi dari BPK akan tetap menjadi perhatian pemerintah daerah untuk penyempurnaan tata kelola di masa mendatang.

 

Menurutnya, mempertahankan kualitas pengelolaan anggaran daerah bukanlah pekerjaan mudah. Dengan besarnya anggaran yang dikelola pemerintah, diperlukan komitmen dan kehati-hatian agar seluruh proses tetap berjalan sesuai aturan dan prinsip akuntabilitas.

 

“Ke depan yang menjadi tugas bersama adalah terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan, karena memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan secara maksimal tentu memiliki tantangan tersendiri,” katanya.

 

Kholilurrahman juga menilai keberhasilan mempertahankan opini WTP tidak terlepas dari sinergi yang terjalin baik antara eksekutif dan legislatif. Kolaborasi kedua unsur pemerintahan tersebut menjadi modal penting dalam meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan demi kepentingan masyarakat.

 

“Ini merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah dan DPRD. Dengan kebersamaan serta kekompakan, hasil yang dicapai dapat memberikan manfaat dan kebanggaan bagi masyarakat,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Ketua DPRD Pamekasan Ali Maskur mengaku bersyukur atas keberhasilan daerahnya mempertahankan opini WTP untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut. Capaian tersebut menunjukkan kesungguhan pemerintah daerah dalam menjalankan tata kelola pemerintahan yang baik dan bertanggung jawab.

 

Ali Maskur menjelaskan, kehadirannya mendampingi bupati dalam penerimaan penghargaan merupakan bagian dari ketentuan dalam proses penyerahan opini WTP oleh BPK RI.

 

“Saya mendampingi Pak Bupati karena penerimaan opini WTP memang melibatkan kepala daerah dan ketua DPRD. Tentu kami bersyukur karena penghargaan ini kembali berhasil dipertahankan,” ujarnya.

 

Raihan opini WTP tahun 2025 menjadi catatan istimewa bagi Kabupaten Pamekasan. Selain merupakan opini WTP ke-12 secara beruntun, penghargaan tersebut juga menjadi kali kedua diterima Bupati Kholilurrahman sejak memimpin daerah itu. Sebelumnya, Pemkab Pamekasan telah berhasil meraih opini WTP secara berturut-turut sejak tahun 2014 hingga 2024.

 

Keberhasilan tersebut semakin mempertegas komitmen Pemerintah Kabupaten Pamekasan dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola keuangan daerah yang baik sebagai fondasi pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (rba)

https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *